Archive for April, 2006

Cocok ! Masa Sih ?

Sunday, April 30th, 2006

Pacar saya bilang, dia merasa cocok sama saya. Hmm, ya iyalah, kalo ngak ya nggak pacaran kali ?

Tapi dia bilang sesuatu yang membuat saya berpikir, merenung, berpikir lagi, merenung lagi, sempat meneteskan air mata, tapi kemudian tersenyum dan mengangguk.

Dia bilang, kalo lagi happy, pasti kita ngrasa cocok sama semua orang. Ya iyalah, yang namanya hati lagi senang, gula jawa juga berasa coklat Fererro Rocher kali ya ?

Tpi dia justru bilang ngerasa cocok sama saya pada saat kita berselisih pendapat (nggak terlalu sering, tapi selalu ada, maklum beda zaman).

Don’t know how,don’t know why, kami (sejauh ini) selalu bisa nemuin jalan bikin happy satu sama lain. Saya yang moody, saya yang selalu bicara dengan tone setinggi oktaf Mariah Carey (bedanya, Mariah nyanyi, saya marah) selalu bisa ditenangkan sama dia si Mr. Super Tenang itu. Tapi jangan salah, saa dia lagi resah, cuma belaian tangan saya di punggungnya aja udah bisa bikin dia reda dan kembali tersenyum. Dia jarang sekali marah, entah karena sabar, atau karena saya sudah berubah menjadi peri baik hati, hehe…

Satu hal yang bikin dia istimewa di mata saya, he always knows what to say in every situation. Hiking_ni

I hope he’ll always be my Mr. Right, but what I hope the most, I could always be the right person for him…..

Wedding Song

Sunday, April 30th, 2006

Di suatu hari minggu, saya dan si pacar (yeah, Shasya nggak jomblo lagi, hoooray !!! - hehe) lagi nongkrong asyik di sebuah warung indomie langganan. Asyik juga, hari minggu makan indomie sama pacar. Lagi asyik-asyik ngobrol, tiba-tiba berkumandang sebuah lagu dari radio penjaga warung itu. Lagunya gini ni :

I finally find someone, someone to share my life, I finally find the one,

The one to spend every night with….

Mendengar lagu itu, mendadak saya berhenti makan dan mulai ngelamun. Pacar saya langsung sadar kalo saya berenti makan bukan karena kenyang.

"Kenapa, Say ?" - katanya

Saya tersenyum, dan melihat dia, "IF WE GET MARRIED SOMEDAY, lagu ini harus ada ni."

Dia mengerutkan keningnya, "Ini kan lagu standar wedding, Say, dimana-mana juga ada"

Saya langsung berargumen dengan semangat 45 "Nah, itulah salahnya. Kadang orang cuma asal lagunya termasuk genre lagu cinta, eh langsung aja dimasukin ke list lagu weddingnya, too bad. Padahal makna yang ada di balik lagu kan penting banget. Ya ga ?"

Saya lanjut, " Nggak gampang buat saya menemukan seseorang untuk sampai ke jenjang indah itu, makanya lagu itu pas banget buat saya. Kalo pacarannya udah bertaun-taun mah ga usah pake lagu itu di wedding list dong, makna ‘finally’ nya mannnnaaa ???"

Pacar saya cuma tersenyum….

Yah, ini juga kan kalau menikah………. heheheThrough_the_fire