Cocok ! Masa Sih ?
Sunday, April 30th, 2006Pacar saya bilang, dia merasa cocok sama saya. Hmm, ya iyalah, kalo ngak ya nggak pacaran kali ?
Tapi dia bilang sesuatu yang membuat saya berpikir, merenung, berpikir lagi, merenung lagi, sempat meneteskan air mata, tapi kemudian tersenyum dan mengangguk.
Dia bilang, kalo lagi happy, pasti kita ngrasa cocok sama semua orang. Ya iyalah, yang namanya hati lagi senang, gula jawa juga berasa coklat Fererro Rocher kali ya ?
Tpi dia justru bilang ngerasa cocok sama saya pada saat kita berselisih pendapat (nggak terlalu sering, tapi selalu ada, maklum beda zaman).
Don’t know how,don’t know why, kami (sejauh ini) selalu bisa nemuin jalan bikin happy satu sama lain. Saya yang moody, saya yang selalu bicara dengan tone setinggi oktaf Mariah Carey (bedanya, Mariah nyanyi, saya marah) selalu bisa ditenangkan sama dia si Mr. Super Tenang itu. Tapi jangan salah, saa dia lagi resah, cuma belaian tangan saya di punggungnya aja udah bisa bikin dia reda dan kembali tersenyum. Dia jarang sekali marah, entah karena sabar, atau karena saya sudah berubah menjadi peri baik hati, hehe…
Satu hal yang bikin dia istimewa di mata saya, he always knows what to say in every situation.
I hope he’ll always be my Mr. Right, but what I hope the most, I could always be the right person for him…..
